Selasa, 01 Juli 2014

Pusat Studi Damai dan Humaniter (PSDH) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

          Beberapa minggu yang lalu, kampus UMY telah membentuk Pusat Studi Damai dan Humaniter (PSDH) yang katanya sih pertama di Asia. PSDH ini berbeda dengan Pusat Studi Damai lainnya karena PSDH lebih menekankan pada research yang berujung pada hasil yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Inisiator PSDH ini adalah Mas Rezky Satris dan Mas Ari Paksi. Maka jadilah mereka berdua wakil ketua PSDH dan ketua PSDH. Divisinya sendiri ada Divisi Kreatif dan Publikasi, Divisi Humas dan Kerjasama, dan Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kegiatan pertama dan sekaligus launching PSDH ini adalah Seminar Nasional dengan tema "Tantangan Menciptakan Budaya Damai" yang dihadiri para pakar ilmu terkait pada tanggal 14 Juni 2014 yang lalu. Setelah seminar, kami mengadakan acara pembubaran panitia di salah satu restoran di Godean, Bantul, Yogyakarta. 


Jumat, 27 Juni 2014

One Day trip to Borobudur, Indonesia

           Hari Kamis, 29 Mei 2014 saya dan teman-teman berkunjung ke salah satu situs warisan dunia : Candi Borobudur. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 45 menit dari Kota Yogyakarta. Kami waktu itu berangkat jam 9.25 am dan sampai sana sekitar jam 10.10 am dan saat itu matahari sedang terik-teriknya. Setelah kami parkir motor dengan membayar biaya parkir sebesar Rp 2,- kami langsung menuju loket tiket. Eiittss jangan dikira tempat parkirnya dekat sama loket jual tiket, kita harus jalan dulu sekitar 500 m untuk menuju loket tiket itu. Sejauh 500 m itu kamu akan ditawari macam-macam, mulai dari kacamata dan topi (karena memang kalau siang hari, Borobudur sangat amat panas), baju, sepatu, kaos, dll karena disepanjang jalan itu ada toko-toko souvenir khas Borobudur. Saat itu aku tergiur untuk membeli kacamata karena saat itu memang sangat silau. 

Rabu, 25 Juni 2014

One Day Trip to Solo, Indonesia

         Solo!!!! Dari sebelum UTS semester dua udah pengen banget main ke Solo, tidak tahu kenapa. Padahal kata teman-teman yang berdomisili di Solo, katanya disana tidak ada apa-apa. Dan kebetulan, tanggal 22 Juni 2014 kemarin ada event Batik Solo Carnival 2014 di Solo. Maka dari itu jadilah saya dan teman-teman pergi ke Solo. YEAHHH SOLO!!!!!

          Kami ke Solo jam 10.35 am naik Kereta Sidomukti dari Stasiun Lempuyangan seharga Rp.15,- dengan tujuan akhir Stasiun Solo Balapan. tetapi bisa berhenti di Stasiun Klaten atau Stasiun Purwosari. Menurut arahan dari temanku di Solo, namanya Theresia Rina Samudera, kami harus berhenti di Stasiun Purwosari. Tidak harus sebenarnya, tapi karena There ini mau jemput kami di Stasiun Purwosari jadi kami turunnya disitu.hahaha :p kami sampai Solo sekitar jam 11.25 am.


Sabtu, 31 Mei 2014

Menggerayangi Keindahan Inggris

Aku masih bingung kenapa nama ini disebut Inggris di Indonesia. Padahal nama internationalnya kan England atau United Kingdom of The Great Britain and North Ireland. Perkiraanku mengapa ini terjadi karena orang Indonesia selalu memakai kata English untuk menyebut bahasa di negara ini. Sehingga supaya lebih mudah mengingatnya maka disebutlah Inggris menjadi nama resmi UK di Indonesia. English Inggris English Inggris English Inggris. Mudah, bukan? :p

Kenapa Inggris begitu mempesona bagiku?

Pertama. Inggris adalah negara dimana penduduknya sangat mencintai budaya minum teh. Bahkan konon mengalahkan kebiasaan orang Jepang. Aku membayangkan bisa minum teh bersama Kate Middleton di tepian sungai Thames lalu orang-orang iri melihat Aku dan Kate minum teh bersama dan tiba-tiba seorang dari mereka menceburkan Aku dan Kate ke sungai Thames yang terkenal itu lalu untuk memperingati kejadian itu Kerajaan mengganti nama sungai itu menjadi sungai Bryan Kate. Oke, lupakan kalimat sebelum ini. Aku kagum dengan orang Inggris dengan budayanya itu. Bagaimana tidak, mereka rela meluangkan waktu mereka hanya untuk minum teh! Secara gitu orang-orang Inggris kan sibuk dan dikejar waktu. Aku iri dengan mereka.

Kedua. Aku pernah membaca sebuah buku yang bercerita tentang negara Inggris. Disana dikatakan bahwa jumlah ayam melebihi jumlah penduduk yang ada di Inggris. On the money! Tidak bisa Aku membayangkan nanti ketika Aku berada di Inggris Aku akan dikerumuni oleh ribuan ayam yang saling berbunyi. Eeeuuuhhhhhhwwww mengasikkan sekali. Apalagi ketika ayamnya ayam betina semua yang baru saja mengeluarkan telur dari rahimnya. I cant imagine! *muter lagu Coke Bottle*

Ketiga. Katanya, Indonesia adalah negara dengan tingkat toleransi paling tinggi di dunia. Menurutku hal itu adalah sangat tidak benar --untuk beberapa tempat. Indonesia dihuni oleh berbagai agama, ras dan suku dan KATANYA sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Tapi kenyataannya masih banyak konflik yang disebabkan oleh adanya perbedaan ini. Aku sangat kagum dengan Inggris untuk hal toleransi. Inggris dihuni oleh beragam ras, suku, dan agama juga sama seperti Indonesia, tapi mereka sangat amat rukun. Tidak pernah aku mendengar ada konflik yang disebabkan oleh pertikaian antara suku A dan suku B. Menakjubkan sekali, bukan? Hal ini harus ditiru oleh Bangsa Indonesia kita tercinta ini.

 Kenapa Aku harus pergi ke Inggris?

Pertama. Aku ingin menjejakkan kakiku ke Desa Edensor. Desa yang menjadi latar cerita dari Novel Edensor karya Andrea Hirata. Membuktikan bahwa orang-orang Inggris tidak bisa menyebut 'R' dengan fasih. Membuktikan betapa indahnya Sungai Thames dikala senja menjemput. Dimana matahari lelah dan akan digantikan oleh indahnya purnama malam. Membuktikan bahwa Sungai Thames memang dikangkangi oleh puluhan jembatan dan itu malah membuatnya terlihat semakin indah.

Kedua. Ketika impianku terwujud untuk menjejakkan kakiku ke halaman Buckingham Palace, aku akan teriak saat itu juga tentang betapa indahnya Indonesia, betapa Indonesia adalah negara dengan seribu keajaiban. Kenapa aku ingin melakukan hal norak itu? Karena Aku sebagai mahasiswa Hubungan Internasional disiapkan sebagai Diplomat masa depan dan Diplomat itu tidak harus berada di Kedutaan Besar. Traveler seperti Trinity, Marischka Pruedence, dan masih banyak yang lain juga pantas untuk disebut Diplomat, Diplomat dibidang pariwsata. Maka kita juga bisa menyabet gelar Diplomat pariwisata itu dengan menyebarkan virus bahwa Indonesia adalah negara indah dengan penuh keajaiban didalamnya.

Ketiga. Aku ingin merasakan mistiknya istana-istana Inggris yang katanya sangat menyeramkan dan dihuni oleh mantan-mantan raja dan ratu yang dahulu berkuasa disitu. Aku aka membuktikan bahwa setan Indonesia lebih menyeramkan daripada setan di Inggris. Aku ingin membuktikan bahwa prajurit-prajurit istana bertopi hitam itu bisa tertawa dan bisa bergerak!!!! Aku penasaran dengan mereka. Apakah memang mereka diberi sebuah chip yang membuat mereka bisa diatur oleh sistem dari dalam istana sehingga mereka mematung seperti itu? Entahlah. Semoga aku bisa membuktikan itu semua, nanti bulan Juni :) aamiin.



Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Lomba Mister Potato Ngemil Eksis Pergi ke Inggris.

Minggu, 13 April 2014

Best of Best Friends

Accept you as you are
Believe in having fun
Cherish time together
Dream big dreams
Enrich, comfort, and delight
Follow up and follow through
Grow forever memories
Honor each others feeling
Invite you into their hearts
Just call to say "How are you?"
Know when something's up
Love you, no matter what
Multiply joys and divide sorrows
Nurture each other's souls
Overcome adversity together
Pick you up when you down
Quickly forgive and make up
Remind you of your greatness
Smile when they think of you
Thrive on shared trust
Understand when to "just" listen
Value time together
Walk with you, side by side
Xperience ups and downs
Yearn to stay connected
Zest to live, love, and laugh

Thanks for you, all of you, who stay with me until now.
Created By Sora Templates