Selasa, 26 Juli 2016

Gelar Budaya Jogja Sebagai Wadah Perenungan Eksistensi Kebudayaan


YOGYA (KRjogja.com) - Gelar Budaya Jogja kembali digelar pada tahun 2016 ini. Pergelaran ini dibuka langsung oleh Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Selasa (26/7/2016) malam di Kraton Yogyakarta. Pergelaran tahun ini mengangkat tema pelestarian Catur Sagatra Mataram. Gelar Budaya Jogja 2016 ini diadakan sebagai bentuk pengembangan nilai-nilai luhur guna membentuk jati diri bangsa.
"Pentas budaya ini menjadi semacam oase di tengah serbuan tontonan-tontonan sinetron di televisi yang kurang mendidik dan mendalam," kata Kepala Dinas Kebudayan DIY Umar Priyono dalam sambutannya.
Sri Sultan Hamengku Buwono X sangat mengapresiasi diadakannya kegiatan ini. Namun, ia juga menyayangkan intelektual masa kini yang tak lagi meminati budayanya sendiri.
"Jika dulu para pujangga menciptakan pitutur luhur dan wewarah agung yang dikemas dalam berbagai media seperti tembang, seni tari, busana, dan lagu budaya namun karya tersebut tak lagi diminati oleh pujangga masa kini yakni para intelektual," kata Sultan dalam sambutannya membuka Gelar Budaya Jogja 2016.
Sultan berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa memahami harkat, martabat, dan eksistensi manusia dalam khasanah kebudayaan. Ia juga berharap acara ini bisa membangun rasa memiliki kepada para intelektual muda terhadap budaya Yogyakarta.
Gelar Budaya Jogja 2016 akan menampilkan kebudayaan dari empat istana, yakni Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kadipaten Pura Mangkunegaran Surakarta, dan Kadipaten Pura Pakualaman Ngayogyakarta.
Gelar Budaya Jogja 2016 akan ditutup pada Rabu, (27/7/2016) dengan penampilan wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Suharno dan mengambil cerita Tri Pama Kawedhar. (Bryan Bimantoro)
*Berita ini telah diterbitkan di krjogja.com. Baca di sini.

Aminudin, Berjuang Hidup dari Potong Rambut



DI BAWAH pohon beringin sebelah barat Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta, Aminudin membuka lapak potong rambut dengan peralatan sederhana. Pekerjaan ini sudah ia lakoni sejak tahun 2002. Hujan, panas, angin, hingga gusuran sering ia alami dalam bekerja. Semuanya ia lakukan demi menghidupi istri dan anak-anaknya.
Pria kelahiran tahun 1968 ini mempunyai satu istri dan dua anak. Anaknya yang pertama tengah duduk di kelas XII SMA dan yang kedua duduk di kelas VII SMP. Ia berjuang tiap hari membuka lapak potong rambut dari pukul 08.30 WIB hingga 14.30 WIB demi menghidupi mereka. Khusus hari Sabtu ia tutup pukul 11.30 WIB karena harus menjemput anaknya sekolah. Sedangkan hari Minggu, ia liburkan karena  ingin menghabiskan waktu bersama keluarganya.
Sebelum melakoni pekerjaan ini, sebelumnya ia bekerja serabutan sebagai tukang cangkul, pembersih got, hingga tukang bangunan. Selanjutnya ia berpikir, apakah ia akan kuat melakoni pekerjaan tersebut hingga tua nanti? Pekerjaan itu, lanjut Aminudin, membutuhkan tenaga dan fisik yang kuat. Sedangkan manusia dibatasi dengan umur yang tidak selalu muda dan kekuatan fisiknya pasti menurun.
“Nanti tenaga sudah berkurang, umur sudah menua, tetapi masih ada yang harus dihidupi? Manusia kan tidak selamanya muda, pasti akan menjadi tua. Jadi, saya pilih pekerjaan yang bisa saya lakoni sampai tua nanti. Hitung-hitung sambil tunggu giliran, Mas,” cerita Aminudin sambil tertawa.
Selama 14 tahun bekerja, ia pernah tidak mendapatkan konsumen hingga tujuh hari. Hal ini membuatnya hampir putus asa dan ingin menutup mata pencarian keluarganya ini. Tapi ia percaya bahwa yang Maha Esa tidak tidur dan rejeki sudah ada yang mengatur. Ia terus berusaha dengan membuka lapaknya tiap hari dan terus berdoa pada-Nya.
“Ga mungkin tho, Mas, rambut orang pendek terus pasti akan panjang,” canda Aminudin sambil memotong rambut konsumennya. Ia percaya dengan terus berjuang dan mencari ‘nama’ pasti akan ada konsumen. “Kalau sudah ada ‘nama’ enak tho, Mas. Istilahnya konsumen yang mencari kita, bukan kita yang mencari konsumen,” terang Aminudin.
Menurut pria yang biasa dipanggil Udin ini pendapatannya tidak bisa ditentukan. Menurutnya, pendapatannya sangat bergantung dengan kondisi cuaca. Ongkos setiap kepala Rp 7.000. Kalau cuaca sedang cerah ia bisa memotong rambut 10-15 kepala orang per harinya, kadang juga hanya lima kepala saja. Hari ini dengan cuaca tidak begitu bersahabat ia bisa memotong rambut untuk 14 kepala. (Bryan Bimantoro)
*Berita ini telah diterbitkan di krjogja.com. Baca di sini.

Senin, 18 Juli 2016

Ini Biaya yang Harus Disiapkan untuk Berlibur ke Belitung!

 


Setelah masuk dalam 10 Bali baru, Belitung makin berbenah diri menyambut gelombang wisatawan yang datang untuk berlibur ke daerah ini. Hal ini ditunjukkan dengan pesatnya perkembangan dan perbaikan infrastruktur di daerah ini. Sering saya membawa keluarga saya dari Jawa untuk berkunjung ke Belitung dan mereka pasti berkata, "Ini kayak jalan tol di Jakarta tapi gratis," saking mulusnya jalanan di Belitung.

Bagi kamu yang mau berlibur ke Belitung dengan nyaman saya sarankan untuk pergi ke sini dalam hari normal (bukan hari weekend maupun tanggal merah). Karena kalau kamu ke Belitung pada weekend atau tanggal merah, semua tempat wisata akan sesak dengan wisatawan lokal maupun domestik. Tapi kalau tidak bisa cuti di weekday ya tidak apa-apa, asal siap fotomu akan bocor di mana-mana. Hehehe

Untuk kamu yang berasal dari Jakarta, kamu akan sangat mudah untuk mencapai Belitung. Hanya 50 menit saja naik pesawat. Saat ini, Belitung sudah dilayani oleh empat maskapai penerbangan yaitu Citilink, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Nam Air. Waktu penerbangan pun cukup fleksibel, mulai dari pukul 5.50 WIB dari Jakarta hingga pukul 16.40 WIB penerbangan terakhir dari Belitung.

Oh ya, satu hal yang perlu diingat adalah bandara di Belitung namanya adalah H.A.S Hanandjoeddin yang letaknya di Kota Tanjung Pandan. Jadi, jangan sampai keliru dengan kota lain seperti Tanjung Pinang (Riau) atau Pangkal Pinang (Bangka). Pernah ada kejadian seorang wisatawan ingin ke Tanjung Pandan malah naik pesawat dengan tujuan Tanjung Pinang. Kan sedih.

Saya percaya bahwa setiap orang adalah diplomat, termasuk diplomat pariwisata. Sering saya mengunggah foto-foto pantai di Belitung dan sering pula saya mendapat pertanyaan, "Berapa biaya untuk bisa ke sana?". Baiklah.

Baca juga : Sembilan Tempat Wisata Terbaik di Belitung Timur (http://bryanbmntro.blogspot.co.id/2015/03/best-9-places-in-east-belitung.html)

Tiket pesawat ke Belitung harganya sangat fluktuatif, apalagi mendekati hari-hari besar atau libur panjang. Atas dasar pengalaman saya, waktu terbaik untuk berkunjung ke Belitung adalah bulan Februari, September, dan Oktober. Kenapa? Karena pada bulan itu harga tiket pesawat cukup murah dan cuaca pun mendukung untuk kamu yang menyukai aktivitas di pantai. Kisaran harganya adalah 300k-500k. Bahkan saat libur semester lima bulan Februari lalu, saya mendapatkan tiket pesawat ke Belitung dengan harga 285k dari Jakarta dengan maskapai Citilink. Tiket pesawat sudah jelas, ya? (Update per bulan Maret 2019, harga tiket sedang mahal-mahalnya, dari ataupun ke Belitung. So, jika ingin liburan ke Belitung perencanaan finansialnya harus dipikirkan benar-benar).

Bagaimana dengan transportasi selama di Belitung? Jangan kaget karena di Belitung tidak ada angkot atau bis. Karena orang Belitung kaya-kaya, jadi punya motor semua. Joking. Jika ingin menyewa motor bisa didapatkan dengan harga 50k-100k per hari. Kalau kamu ingin menyewa mobil bisa dengan harga 400k-550k per hari. (Update : Sekarang, di Tanjungpandan sudah tersedia layanan Gojek dan Grab untuk memudahkan mobilitas saat berlibur di Belitung).

Sekarang mari membahas hidup kamu saat nanti liburan di Belitung. Seperti kebanyakan daerah di luar Jawa, harga makanan di Belitung memiliki standar cukup mahal. Untuk seporsi ayam bakar + nasi + es teh/es jeruk harganya berkisar antara 20k-30k. Jangan bayangkan Belitung dengan makanan serba laut yang murah, karena justru makanan serba laut di Belitung itu mahal. Untuk satu kilogram ikan bakar krisi bisa menguras kantong kamu 75k. Kepiting per ons bisa mencapai 40k. Udang dan cumi juga tidak berbeda jauh.

Saran saya untuk kamu yang ingin makan murah di Belitung, carilah tempat makan yang berbau Jawa atau Padang. Insyaallaah lebih murah. Untuk lauk ayam, tempe, dan sayuran beserta minum hanya menguras 14k saja dari kantong kamu. Atau kalau mau lebih hemat, pilih saja telur, tempe, dan sayuran hanya habis 10k saja. Untuk makan jelas, ya?

Setelah tenar di dunia pariwisata nasional, Belitung mulai banyak dilirik oleh jaringan hotel internasional, seperti Aston, Marriot, Swissbell, dan Santika. Untuk kamu yang berkantong tipis jangan coba-coba menginap di sini. Harga bisa dicek di traveloka ya. Nah, bagi kamu yang ingin hemat carilah homestay yang disediakan oleh warga untuk menginap. Harganya berkisar antara 70k-120k per kamar dan bisa diisi dua orang. Bahkan ada homestay yang letaknya tidak sampai 100 meter dari Pantai Tanjung Kelayang. Menarik, bukan? Tidak hanya tinggal, tapi kamu juga bisa berkomunikasi dengan masyarakat asli Belitung di sana. Bahkan jika kamu beruntung, bisa dimasakin makanan khas Belitung juga, lho!

Di Belitung, sampai sekarang semua tempat wisatanya tidak memungut biaya masuk, kecuali tempat wisata yang sudah dikelola oleh pihak ketiga. Saat ini, tempat wisata termahal di Belitung adalah Museum Kata Andrea Hirata dengan biaya masuk 50k (mendapatkan buku saku Laskar Pelangi). (Update : sekarang biaya masuknya menjadi 10k. Tapi saya tidak tahu apakah masih mendapatkan buku saku atau tidak). Jadi jangan khawatir kalau kamu hanya ingin bermain di pantai-pantai di Belitung semuanya gratis! Satu lagi, jika kamu mau menyeberang ke Pulau Lengkuas, siapkan dana 450k-600k untuk satu kapal (bisa diisi hingga 10 orang).

Rincian perjalanan berlibur ke Belitung dari Jakarta (saya pilihkan harga aman) :

Tiket pesawat PP : 2 tiket x 400k = 800k
Penginapan : 2 malam x 100k = 200k
Makan : 6 kali x 20k = 120k
Sewa motor : 2 hari x 70k = 140k

Total perjalanan liburan kamu adalah 1.260k saja. Ini sudah paling aman. Tapi jangan sampai kamu membawa uang pas, takutnya kamu sakit di jalan kan tidak ada yang tau. Pada tulisan berikutnya saya akan mengulas tentang tempat makan yang enak untuk menemanimu berlibur di Belitung.

Kamis, 07 April 2016

(RILIS) Problematika KKN HI UMY 2013




Halo, salam sejahtera untuk kita semua.

Di sini saya akan menjelaskan perihal KKN yang kemarin sudah dibicarakan. Saya akan mulai dari awal. Semula saya juga tidak tahu apa-apa soal KKN ini, sampai saya mendapat cerita teman saya jurusan sebelah angkatan 2013 bahwa mereka bisa key-in KRS untuk KKN di semester genap ini. Jadi, mereka semester ini jumlah SKS-nya 27, yang mana jumlah batas maksimal untuk SKS tiap semesternya adalah 24 (aturan dari KOPERTIS). Dari situ saya langsung bertanya ke Bu Azizah soal KKN untuk HI 2013, dan jawabannya adalah seperti ini :


Setelah saya mendapat balasan seperti itu, besoknya saya langsung ke TU jurusan yang di depan lift. Saya bicara dengan petugas di sana, katanya tidak bisa dan mereka yang melebihi 24 SKS itu menyalahi administrasi. Saya perlihatkan isi WA kajur kita kepada petugas TU, katanya tetap tidak bisa. Baiklah saya keluar. Setelah saya keluar, kebetulan Bu Azizah lewat. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Langsung saya konfirmasi pernyataan TU jurusan kepada beliau. Kata Bu Azizah, “Bisa. Itu nanti saya urus. Kalian harus bisa KKN cepat sehingga nanti wisudanya juga cepat,” kata Bu Azizah sambil jalan. “Kalau begitu bagaimana, Bu? Apakah saya himpun angkatan 2013 untuk daftar kolektif atau bagaimana?” kata saya. “Iya. Kamu jadi koordinator KKN angkatan ya. Harusnya semua daftar,” lanjut Bu Azizah. Teman-teman masih ingat kan pagi-pagi sebelum PPB saya chat di grup soal daftar KKN kemarin? Syukurlah kalau ingat.

Dari pagi itu sampai beberapa hari kemudian sudah terkumpul sekitar 350 lebih nama-nama peserta KKN HI 2013. Saat itu saya langsung WA Bu Azizah kembali. “Bu, calon peserta KKN HI 2013 sudah ada sekitar 350-an di tangan saya. Langkah selanjutnya bagaimana?”. Beliau menjawab, “Tulis di excell ya dengan nama-nim-nomor hp. Kirim ke staff LP3M, Mbak Michelle”. Baiklah, karena ketika waktu pagi-pagi sebelum PPB saya hanya menganjurkan mengirim nama dan nim akhirnya saya membuat form google docs supaya lebih memudahkan saya. Memang dari awal mungkin saya terlalu gegabah dengan menyuruh daftar via line sehingga harus memindahkannya ke excell lagi dan itu lama -____-

Setelah beberapa hari, form sudah diisi sekitar 350-an orang lagi, jadi saya menghubungi Mbak Michelle. Segera waktu itu saya kirimkan file excell yang sudah ada nama-nim-nomor hp ke email Mbak Michelle. Beberapa hari berlalu, saya menanyakan lagi dengan Mbak Michelle, apakah sudah masuk ke LP3M atau belum. Beliau menjawab katanya belum. Saya tanya dengan Bu Azizah juga hanya di-read saja :) Sampai akhirnya kemarin keluar pengumuman kelompok KKN tanggal 6 April 2016. 

Kemarin saya tanyakan lagi kepada Mbak Michelle. Katanya sudah disampaikan Pak Jumari ke LP3M, namun sampai sekarang saya belum bisa menemui pak Jumari karena saya ada urusan pribadi. Namun, ketika saya tanyakan kepada KOMAHI 1, dia menyebutkan bahwa hari ini, pihak jurusan akan mengkroscek kepada LP3M bagaimana soal KKN HI 2013 ini. Jadi, untuk teman-teman saya mohon bersabar untuk kelanjutan kabar KKN kita ini. Jangan teror saya :( 

Mungkin saya akan cerita sedikit tentang KKN HI tahun kemarin. HI 2012 juga merasakan hal yang sama seperti tahun ini. Mereka seperti kapal yang diombang-ambingkan; tidak jelas. Sampai akhirnya Bu Azizah memutuskan untuk mengadakan waktu khusus yang dikhususkan untuk key-in KKN. Hasilnya sebagian kecil HI 2012 bisa KKN bulan Agustus pasca lebaran. Mengapa key-in KKN begitu penting? KKN bukanlah hal yang gratis. LP3M menyelenggarakan KKN juga dari uang angsuran kita sejak semester satu. Bagaimana bisa kita KKN sedangkan uang dari hasil key-in kita saja belum bisa di-key-in-kan. Ribet ya? Memang.

Beberapa waktu lalu, saya sempat menemui pak Hilman Latief, kepala LP3M. Saya bertanya soal KKN untuk keperluan berita di Nuansa Kabar edisi April 2016. Di sana beliau menjelaskan bahwa memang ada jurusan-jurusan yang menyalahi aturan administrasi dan ada juga yang memaksa untuk bisa KKN Agustus tapi secara prosedural belum bisa. Beliau mengatakan, “Bisa saja ‘lewat belakang’. Tapi, berani tidak jurusan itu memberikan uang untuk membuat perlengkapan KKN seperti kaos, dll? Itu kuncinya.”

Begitu ya teman-teman. Jadi, untuk sekarang saya mohon bersabar. Saya, pak Afkar, dan pak Adhie akan berusaha semaksimal mungkin untuk KKN ini. Setelah ada informasi lebih lanjut nanti akan segera kami kabari. Semangat!

Oh ya, ada tambahan informasi, Lembaga Penerbitan dan Pers Mahasiswa NUANSA Universitas Muhammadiyah Yogyakarta akan mengadakan talkshow fellowship dan jurnalistik bersama VOA Indonesia pada tanggal 11 April 2016 di gedung AR Fachruddin B lantai lima pukul 13.30! kapan lagi teman-teman bisa bincang-bincang dengan direktur VOA Indonesia yang tahun kemarin diancam bom oleh sekelompok teroris, Pak Frans Padak Demon? Ayo daftar!



Berikut ini percakapan saya dengan Bu Azizah dari awal hingga hari ini :








Jumat, 25 Maret 2016

9 Destinasi Wajib di Belitung Menyambut #WonderfulEclipse



Kamu pasti sudah tahu tentang Gerhana Matahari Total tanggal 9 Maret 2016 nanti, kan? Iya, kali ini hanya daratan Indonesia yang dilalui oleh lintasan gerhana matahari total dari sekian banyak negara di dunia. Kamu patut berbangga dengan hal itu!

Walaupun begitu, tidak semua daerah juga di Indonesia yang bisa melihat gerhana matahari total ini secara sempurna. Hanya ada 12 daerah yang bisa melihat gerhana matahari total ini dengan sempurna, salah satunya adalah Pulau Belitung.

Siapa sih yang nggak tahu pulau Belitung? Pulau yang terkenal gara-gara novel dan film Laskar Pelangi ini beruntung karena daerahnya bisa dilalui gerhana matahari total dengan durasi yang cukup lama.

Bagi kamu yang sudah berencana untuk melihat gerhana matahari total di Belitung tapi masih bingung mau lihat di mana? Ini daftar 9 tempat yang tepat untuk melihat fenomena langka tersebut!

1.    Pantai Serdang, Belitung Timur. Pantai ini mempunyai ciri khas susunan ‘kater’ di sepanjang bibir pantainya


Pantai ini terletak di kota Manggar, ibukota kabupaten Belitung Timur. Pantai ini sangat cocok untuk melihat gerhana matahari total karena pantai ini terletak di paling timur pulau Belitung sehingga durasi untuk melihat gerhana cukup panjang.

Pantai Serdang ini juga memiliki ciri khas yaitu banyaknya ‘kater’ di sepanjang bibir pantai. Kater adalah istilah lokal untuk menyebut perahu nelayan. Kater-kater ini juga bisa disewa untuk para wisatawan yang ingin melihat gerhana matahari total itu dari tengah lautan.

2.    Puncak A1, Belitung Timur. Bukit bekas kolonialisme Belanda

Masih di kota Manggar, Puncak A1 ini juga terkenal dengan sebutan Bukit Samak. Terletak di ketinggian 200 m - 300 m, menjadikan tempat ini sangat cocok untuk melihat gerhana matahari total. 360 derajat pandangan mata terarah ke lautan lepas menghadap ke selat karimata.

Dulunya, Bukit Samak ini adalah daerah perumahan elit penjajah-penjajah dari Belanda. Sampai sekarang, rumah-rumah berarsitektur Belanda jaman dulu masih bisa dilihat karena rumah-rumah tersebut telah dibeli oleh warga sekitar. Sangat tepat bagi kamu yang ingin berwisata sejarah setelah menyaksikan gerhana matahari total!

3.    Batu Baginda, Belitung. Batu granit super besar tempat sempurna untuk yang menyukai tantangan

Tidak ada usaha besar yang mendapatkan hasil kecil. Itulah yang menggambarkan tempat ini. Untuk dapat sampai ke puncaknya, dibutuhkan tenaga yang ekstra, karena medannya yang cukup sulit. Namun, ketika sampai di puncaknya, rasa letih itu akan sirna karena melihat landscape pemandangan hampir keseluruhan pulau Belitung!

Di sini juga terdapat kursi besar yang terbuat dari batu secara alami, yang diyakini oleh masyarakat sekitar adalah kursi raja yang berkuasa di Belitung jaman dahulu kala. Untuk mencapai tempat ini dari bandara H.A.S. Hanandjoeddin menempuh jarak sekitar 70 km dan bisa ditempuh selama 45-60 menit saja.

4.    Pulau Lengkuas, Belitung. Rasakan sensasi melihat gerhana matahari total dari mercusuar yang masih aktif!
Di Belitung, ada sebuah pulau yang sangat terkenal karena kecantikannya, yakni Pulau Lengkuas. Hanya butuh waktu 20 menit untuk mencapai pulau ini dari pantai Tanjung Tinggi atau pantai Tanjung Kelayang. Di sini terdapat mercusuar peninggalan Belanda yang masih aktif dan menjadi daya tarik wisatawan.

Kamu bisa naik sampai puncak mercusuar dan merasakan sensasi melihat gerhana matahari total secara sangat sempurna. Siapkan tenaga ekstra karena kamu harus melewati ratusan anak tangga untuk menaiki bangunan setinggi 17 lantai ini. Tapi tenang, rasa letihmu akan terbayar ketika sampai di puncaknya!

5.    Pantai Tanjung Tinggi. Tempat melihat gerhana matahari total bagi fotografer

Pernah melihat salah satu scene di film Laskar Pelangi anak-anak bermain dan berlarian di antara batu-batu tepi pantai? Ya, di sinilah tempat itu berada! Pantai yang terkenal dengan batu-batu granit super besar menghiasi segala penjuru pantainya sangat cocok untuk dijadikan tempat melihat gerhana matahari total.

Gelombang pantai yang tenang, pasir pantai yang putih, dan banyak batu-batu besar bisa menjadi tempat yang sangat sempurna melihat gerhana matahari total untuk para fotografer handal yang ingin mengabadikan fenomena langka ini.

6.    Batu Mentas, Belitung. Hutan dengan sungai sebening kristal di tengahnya
Batu Mentas ini letaknya cukup dengan dengan bandara H.A.S. Hanandjoeddin. Bagi kamu yang hanya punya waktu sedikit bisa melihat gerhana matahari total di sini. Tempat ini menawarkan sungai berbatuan yang sangat jernih dan juga berbagai permainan yang menantang adrenalin.

Tidak hanya itu, kamu juga akan ditemani oleh hewan khas Belitung, yakni Pelilean (Tarsius) yang sekarang sudah hampir punah. Kamu juga bisa memberinya makan secara langsung. Hewan ini sangat lucu dan tepat untuk menemani kamu melihat gerhana matahari total.

7.    Bukit Pangkuan, Belitung Timur. Salah satu puncak tertinggi di Belitung

Di sini banyak tersedia wahana-wahana permainan seperti flying fox, meniti tali, dan permainan lainnya yang menguji keberanian kamu. Sembari menikmati gerhana matahari total, kamu bisa memesan kopi khas Belitung di sini. Sebaiknya berkunjung ke sini bersama dengan orang terkasih kamu karena di sini banyak tempat yang romantis.

Bagi kamu yang senang foto selfie, di sini juga tempat yang cocok karena tempat ini banyak menyediakan spot foto yang sayang untuk dilewatkan.

8.    Pantai Nyiur Melambai, Manggar. Pantai khusus bagi kamu yang sangat menjaga privasi.
Pantai yang disebut warga lokal sebagai Pantai Lalang ini merupakan salah satu pantai primadona di Belitung. Selain karena punya fasilitas lebih lengkap daripada pantai lainnya, di pantai ini juga kita bisa melihat pertunjukan budaya setiap hari Sabtu malam.

Untuk menunjang fasilitasnya, di sini tersedia Monumen Satam dan Monumen Kater yang mantap jika dijadikan spot untuk berpoto sembari menunggu gerhana matahari total. Kamu bisa sekedar bersantai sambil menikmati kelapa muda.

Jika kamu tidak suka keramaian, susurilah pantai ini ke arah timur sampai bertemu dengan gugusan batu-batu kecil yang terhampar di pasir maupun di bibir pantai. Di sana kamu akan merasakan sensasi pantai milik pribadi yang amat indah dan tenang. Kalau kamu beruntung, kamu juga bisa melihat pelangi di sini!

9.    SD Laskar Pelangi, Gantung


Nah, tempat ini merupakan tempat wajib kalau kamu berkunjung ke Belitung Timur. Tempat ini adalah replika tempat syuting Laskar Pelangi tahun 2008 lalu. Namun, tempat ini bukanlah tempat syutingnya dahulu, tempat ini hanya replikanya saja.

Kenapa dibuat replika baru? Karena sekolah yang dulu menjadi tempat syuting itu berada di dalam halaman SD Negeri 6 Gantung. Dirobohkan karena takut mengganggu proses kegiatan belajar mengajar SD itu.



Jadi dipindah ke tempat yang lebih luas demi kenyamanan pengunjung. Dari sekolah ini anda bisa melihat dengan luas padang sabana, padang pasir, juga bisa melihat danau-danau indah di sekitar tempat ini. Sangat tepat dijadikan tempat melihat gerhana matahari total!

Bagaimana? Sudah tahu tempat mana yang akan kamu jadikan tempat melihat gerhana matahari total di Belitung pada 9 Maret 2016? Ayo, tunggu apa lagi! Segera tentukan pilihanmu sekarang! Selamat berlibur!
Created By Sora Templates