Rabu, 04 Maret 2015

Best 9 Places In East Belitung!

Sampai kapanpun, Belitung tidak akan bisa lepas dari yang namanya Laskar Pelangi. Memang, Laskar Pelangi merupakan tombak kemajuan pariwisata di Belitung. Karenanya, kunjungan wisatawan ke Belitung meningkat beberapa kali lipat dibandingkan sebelum kemunculan Laskar Pelangi ke permukaan. Tapi, tidak hanya Laskar Pelangi saja yang menjadi andalan pariwisata di Belitung. Sekarang banyak muncul tempat-tempat wisata baru yang dikelola oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta. Tulisan kali ini saya akan membahas tempat-tempat wajib yang harus dikunjungi jika berkunjung ke Belitung, khususnya Belitung Timur.

Belitung will not be separated from Laskar Pelangi (The Rainbow Troops). Indeed, Laskar Pelangi is the milestone of tourism of Belitung. Because of Laskar Pelangi, the statistics of tourist in Belitung is better than before. Year by year, Belitung is getting prepared for a best performance to catch a tourist more and more. Many new tourism spot arise around Belitung; managed by government or by private developer. In this post, I will describe top 9 tourism spots in Belitung, especially in East Belitung.

Kamis, 12 Februari 2015

Jawa Tengah, Rumah Sejuta Keajaiban Alam



Jawa Tengah, khususnya Purwokerto, memiliki kedekatan emosional dengan saya pribadi karena Bapak saya dilahirkan di sana. Pun juga saya pernah tinggal di Purwokerto selama kurang lebih tiga tahun untuk mengenyam pendidikan. Selain Purwokerto, kota Semarang juga sedikit banyak bercerita dalam perjalanan sejarah hidupku. Di sana kakak saya berkuliah, sehingga saya sering mengunjungi Semarang.  Karena itu, sedikit banyak saya sering berkelana menjelajahi Jawa Tengah, mulai dari kuliner, sejarah, budaya, dan alamnya. Jawa Tengah juga memiliki tempat-tempat wisata alam yang menakjubkan. Mulai dari pantai, bukit, lembah, dan lainnya. Pada tulisan ini akan saya bahas beberapa tempat yang punya keajaiban alam yang tak tertandingi.

Purwokerto. Kalau anda berlibur ke Purwokerto jangan lupa untuk memasukkan Baturraden kedalam daftar tempat yang harus dikunjungi. Baturraden adalah salah satu wisata alam terkenal yang menyejukkan mata dan udaranya yang segar akan menyegarkan tubuh anda. Disana anda bisa berkunjung ke Pancuran Pitu, Pancuran Telu, Baturraden Adventure Forest, maupun bersantai-santai di air terjunnya. Jika ingin menuju Pancuran Pitu maupun Pancuran Telu, anda harus menuruni anak tangga yang jumlahnya lebih dari 200 anak tangga. Tetapi, dengan keindahan yang tak terperikan, kelelahan anda akan langsung terbayar. Sambil menikmati segarnya udara di Baturraden, anda bisa membeli makanan khas Purwokerto, yakni mendoan. Mendoan adalah tempe khas Purwokerto yang bentuknya persegi panjang, sangat tipis, dan dibungkus dengan campuran gandum, bumbu-bumbu, munchang, dan air. Cara menggorengnya pun tidak semua orang bisa, butuh keahlian khusus untuk menggorengnya supaya tidak terlalu gurih dan tetap mendho.

Gerbang Baturraden


Perjalanan menuju Pancuran Pitu
Airnya hangat biarpun di kaki gunung.


Pancuran Pitu


Jembatan Cinta Baturraden


Jangan lupa pose disini!


Jangan lupa juga pose disini!



Monumen Lengger Banyumas. Tari ini merupakan tari tradisional Banyumas.

 Semarang. Kota ini sangat terkenal dengan julukan kota Lumpia. Disini banyak sekali tempat wisata, terutama alam, yang bisa memanjakan anda. Salah satunya adalah Kawasan Candi Gedong Songo. Disini anda bisa menemukan beberapa bangunan candi yang tersebar ke beberapa tempat. Jika anda tidak ingin kelelahan mengelilinginya dengan berjalan kaki, anda bisa menyewa kuda tunggang yang bisa anda sewa untuk mengelilingi kawasan candi ini. Di pertengahan jalan, anda akan melewati kawah belerang yang baunya sangat menyengat dan ada pemandian alam air hangat juga disana. Sangat cocok bagi anda yang penat dengan suasana kota yang bising dan padat. Selain anda melihat keajaiban produk manusia jaman dulu, anda juga akan disuguhkan alam yang indah luar biasa di Kawasan Candi Gedong Songo ini.

Gerbang masuk Candi Gedongsongo
 
Kuda sewaannya jinak kok :p


Hamparan alam terbentang indah


Bisa lihat alam bebas


Salah satu gugusan candi


Ini kawasan belerangnya


Berpoto dengan tour guide candi


Ada air terjunnya juga!


Jangan lupa pose disini!


Pose disini!


Rasakan segar dan sejuknya udara disini!
Magelang. Kenapa Magelang? Ada kedekatan apa saya dengan Magelang? Tidak ada. Tapi, di sana terdapat candi terbesar di dunia yang bagi saya tetap menjadi salah satu keajaiban dunia yang tak tertandingi. Dia berdiri dengan mewah dan megah melambangkan betapa manusia jaman dahulu telah bisa membuktikan bahwa mereka beradab.

Silau :p


Keajaiban dunia.


Menakjubkan!


Bonus poto :)
Tapi perlu diingat kawan, Magelang tidak hanya ada Borobudur saja. Disana ada wisata alam yang sangat menarik jika dikunjungi, apalagi jika menunggu matahari terbenam bersama kekasih. Namanya adalah puncak Ketep atau yang biasa disebut dengan Ketep Pass. Perjalanan menuju ketempat ini memang lumayan ekstrim karena jalanannya menanjak dan turunan dalam waktu yang bersamaan. Disana anda bisa memandangi puncak gunung Merapi dengan sangat leluasa, bahkan puncak gunung Sindoro dan gunung Sumbing pun bisa anda nikmati dari tempat ini. Menyaksikan matahari terbenam dari tempat ini merupakan sebuah anugerah yang takkan bisa luput anda syukuri.



Menatap masa depan bersama.


Sunsetnya indah.


Bunga liar di sekitar ketep pass.




Jika kawan-kawan punya waktu cukup dan harus punya cukup waktu, berkelanalah mengelilingi Jawa Tengah! Karena selain tiga tempat diatas, masih banyak tempat-tempat yang mempunyai keindahan dan keunikan luar biasa, seperti Wonosobo dengan Dieng Plateu-nya, Jepara dengan Karimun Jawa-nya, Tegal dengan keunikan orang-orangnya, Cilacap dengan pulau Ayahnya, Kebumen dengan pantainya, Solo dengan sungai Bengawan-nya yang melegenda, dan masih banyak yang lainnya. Ayo, visit Jawa Tengah 2015!

=====Tulisan ini diikutkan dalam lomba blog Visit Jawa Tengah 2015=====


Kamis, 30 Oktober 2014

Nikmatnya Hidup, Kita yang Tentukan

Akhir-akhir ini aku sungguh bertemu dengan orang-orang hebat. Orang-orang yang tangguh, kuat, tegar, semangat menjalani kehidupannya; pahit maupun manis. Mereka orang-orang yang umurnya sebaya denganku. Tapi mereka telah "hidup". Hidup yang sebenar-benarnya hidup. Bukan hidup tinggal menodong harta orang tua. Tapi hidup dengan kebanting-tulangan.

Mereka tahu betapa hidup itu sangat berharga. Mereka membanting tulang, memeras keringat demi menghidupi diri mereka, dan keluarga mereka. Mereka rela berkorban demi apapun. Bahkan mereka rela mengorbankan waktu dan uang kuliahnya untuk membiayai hidup keluarganya. Sungguh itu sangat jarang ditemui pada anak muda jaman sekarang; termasuk aku. Aku malu. Malu pada mereka yang seumuran denganku sudah menghasilkan omset ratusan ribu hingga jutaan rupiah per bulan.

Mereka melakukan itu semua bukan karena keinginan mereka. Tapi keadaan yang memaksa mereka berbuat seperti itu. Memang, hidup itu kadang jahat bagi orang yang bekerja keras. Tapi dengan kerasnya hidup mereka mengetahui apa sebenarnya makna hidup itu. Daripada mereka yang hidupnya baik tetapi mereka tidak mengetahui arti hidup itu sendiri.

Sungguh aku terkesan dengan orang-orang seperti mereka. Belum tentu, atau bahkan aku tak akan bisa seperti mereka. Seumuran sekarang yang ada dalam pikiranku hanyalah bermain dengan teman-teman, kuliah, menghabiskan uang jatah bulanan. Boro-boro aku inisiatif untuk membuat sesuatu yang mempunyai nilai jual. Aku selalu meminta, meminta, meminta pada orang tua. Aku belum pernah, bahkan sekali pun tak pernah membahagiakan mereka.

Suatu saat nanti, mungkin beberapa tahun lagi aku akan membahagiakan mereka. Entah bagaimana caranya. Mulai detik ini aku berjanji aku akan berusaha untuk membuat mereka bahagia. Panjangkan umur mereka, Ya Allaah SWT. Aku berjanji. 30 Oktober 2014 pukul 4.20.

Selasa, 30 September 2014

Mahalnya Singapura

Tanggal 21 September 2014 adalah hari kedua di Singapura dan saya terlambat bangun. Rencananya saya mau bangun jam 6 am tapi kenyataannya saya bangun jam 9.30 am. Sarapan dari hotel pun hangus :( Baiklah. Minum air putih saja untuk mengganjal perut. Air putih di Singapura mahal, men! ukuran 600 ml itu harganya S$1. Kabar gembiranya adalah air keran di Singapura itu bisa langsung diminum! Siapkan aja tumbler kalau mau ke Singapura jadi ngga usah beli air. Hemat.

Itinerary pertama hari itu adalah ke Sentosa. Setelah mandi dan siap-siap langsung cabut dari hostel. Oh iya, sebelumnya saya check out hostelnya dulu terus nitipin koper dan nanti malam baru saya ambil kopernya jadi ngga ribet geret-geret koper pas ke Sentosa. Dari hostel saya cabut jam 10.35 am. Singapura sudah panas banget jam segitu. Perjalanan ke Sentosa sekitar 30 menit. Saya ke Stasiun Ferrer Park yang ada di City Mall untuk kemudian berhenti di Stasiun Harbour Front. Di MRT saya sibuk memperhatikan orang-orang yang turun dan naik silih berganti cepat sekali. Tapi rata-rata orang Singapura kalau lagi naik MRT pasti mereka main gadget mereka yang rata-rata tuh iPhone semua. Apa yang mereka mainin? Bukan twitter, facebook, ig, path, dll. Tapi mereka nge-game. Mungkin dengan pekerjaan mereka yang sangat berat, ngegame diwaktu luang mungkin bisa jadi sarana penyegaran mereka kali ya.

Senin, 29 September 2014

Pelayanan Itu Nomor Satu!

Sebelumnya saya mau ngasih alasan kenapa saya pergi traveling nya sendiri. Pertama, saya ingin quality time sama diri sendiri. Kedua, karena kalau mau ngajak teman itu nanti susah ngatur jadwalnya. Ketiga, karena ingin mencoba mencari pengalaman bagaimana sih di negeri orang seorang diri tanpa ada teman? Memang, pergi sendirian juga ada ngga enaknya, kaya nanti biayanya jadi mahal karena bayar sendiri, terus nanti kalau mau poto-poto yang motoin siapa, dll. Tapi itu semua bisa jadi pengalaman kita bagaimana mengatasi hal-hal kecil seperti itu. Oke langsung aja ke ceritanya ya.

Tanggal 19 September 2014 kemarin saya berangkat dari Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta ke Jakarta naik kereta KA Progo jam 4.57 pm dengan harga IDR55. Tapi ngga tahu kenapa keretanya delay jadi berangkatnya jam 6 pm. Di kereta saya bertemu dengan seseorang yang mengaku lulusan STAN. "Wah hebat" pikirku. Dia bercerita panjang lebar mengenai proses belajar mengajar disana. Mulai dari kedisiplinan yang tinggi sampai rumor-rumor yang beredar di masyarakat yang katanya itu tidak benar sama sekali. Sebelum berangkat saya belum makan, jadilah saya pesan makan di kereta. Saya pesan Pop Mie harganya IDR10. Tapi ternyata itu sudah satu paket sama air minum mineral 600 ml. Alhamdulillaah kenyang. Akhirnya saya memutuskan untuk tidur saja karena perjalanan masih amat panjang.
Created By Sora Templates